Analisis Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Pasca Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Pertambangan Di Tinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung)

Authors

  • Fikri Oktri Yandra UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi
  • Faisal Hidayat UIN Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi

Keywords:

Alih fungsi lahan, pertambangan, sosial ekonomi, ekonomi islam, sijunjung

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian menjadi pertambangan di Tanjung Ampalu, Kabupaten Sijunjung, menyebabkan pergeseran signifikan dalam aspek sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana perubahan sosial ekonomi masyarakat pasca alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan pertambangan kemudian menganalisisnya dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis tematik. Data yang diperoleh yaitu melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap masyarakat yang terdampak langsung dari alih fungsi lahan pertanian menjadi pertambangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengalami peningkatan pendapatan secara sementara, namun menurun drastis pasca alih fungsi lahan selesai. Hal ini disebabkan karena tidak adanya keberlanjutan dari hasil alih fungsi lahan yang terjadi. Selain itu, terjadi perubahan gaya hidup masyarakat menjadi lebih konsumtif, serta adanya pergeseran mata pencaharian masyarakat yang awalnya petani bergeser  menjadi penambang.Ekonomi Islam menekankan pentingnya kemaslahatan dan keberlanjutan lingkungan. Alih fungsi lahan diperbolehkan sejauh tidak menimbulkan kerusakan (fasad) sebagaimana dijelaskan dalam QS.Ar-Rum:41. Kesimpulannya diperlukan pendekatan pembangunan yang sejalan dengan prinsip Green Economy Islam, yaitu dengan membatasi eksploitasi, merehabilitasi lahan, dan mengembangkan alternatif ekonomi berkelanjutan seperti pertanian ramah lingkungan atau usaha mikro berbasis syariah.

References

A Simangunsong. Hukum Dlm Ekonomi. 2nd ed. Grasindo, 2008.

Afzalur Rahman. Doktrin Ekonomi Islam. yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf, 1995.

Agus Ruswandi. “Dampak Konversi Lahan Pertanian Terhadap Kesejahteraan Petani Dan Perkembangan Wilayah: Studi Kasus Di Daerah Bandung Utara,” 2016, 217.

Amran, Ali. “Peranan Agama Dalam Perubahan Sosial Masyarakat.” HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah Dan Komunikasi Islam 2, no. 1 (2015): 23–39.

Benu and Moniaga. “, ―Dampak Ekonomi Dan Sosial Alih Fungsi Lahan Pertanian Hortikultura Menjadi Kawasan Wisata Bukit Rurukan Di Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon.” Agri-Sosioekonomi, 2015, 115.

BPS kabupaten sijunjung. “Kecamatan Koto Tujuh Dalam Angka 2024.” sijunjung, 2024.

Fajar Januar Tri Hendrawan. “Analisis Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Kawasan Perumahan Terhadap Pendapatan Petani Dusun Puncel Desa Deket Wetan Lamongan.” Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE) 4, no. 2 (2016).

Faozi, Mabruri, and Nur Ihsan Syariffudin. “ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN KE PERUMAHAN DAN DAMPAK KESEJAHTERAAN EKONOMI PETANI DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM.” Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah 2, no. 1 (2017): 69. https://doi.org/10.24235/jm.v2i1.1623.

Hafnil, Jon. “Analisa Dan Dampak Resiko Penambangan Emas Ilegal Di Kabupaten Sijunjung.” Ensiklopedia Social Review 4, no. 2 (2022): 106–12. http://jurnal.ensiklopediaku.org.

Hidayat. “Analisis Konversi Lahan Sawah Di Propinsi Jawa Timur.” JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics), 2008, 54.

J.Moleong, Lexy, Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi (Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2007)

Lembaga penelitian et.al, no 2, Http://jurnal.ensikloediaaku.org., ‘ANALISIS DAN DAMPAK RESIKO PENAMBANGAN EMAS ILEGAL DI KABUPATEN SIJUNJUNG"’, NSIKLOPEDIA SOSIAL REVIEW, 4 (2022), Http://jurnal.ensikloediaaku.org.

Nisa Nasyra Rezki, La Aso, and Syahrun Syahrun, ‘Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Pasca Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Pertambangan’, ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial Dan Budaya, 9,no.1 (2020), 50–61,

Rahmat Kurnia, S.E., Muhamad Yusup Aripin Setiyo, Yuana Tri Utomo, GREEN ECONOMY DALAM PERSPEKTIF SYARIAH, (Deli serdang: AZ-ZAHRA MEDIA SOCIETY, 2023)

Raziqi, AhmadM.Si Dr.Nurul Widiyawati Islami, and S.Sos Rahayu, Islam Dan Green Economics (Yogyakarta: jejak pustaka, 2022)

Rezki, Nisa Nasyra, La Aso, and Syahrun Syahrun. “Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Pasca Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Pertambangan.” ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial Dan Budaya 9, no. 1 (February 28, 2020): 50–61. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v9i1.724.

Sari, Melta Ardila, Ardi Abbas, and Darmairal Rahmad. “Dari Petani Ke Penambang; Perubahan Sosial Ekonomi Di Jorong Koto Panjang, Nagari Limo Koto, Kabupaten Sijunjung.” Jurnal Ilmu Sosial Mamangan 2, no. 1 (2013): 15–21. https://doi.org/10.22202/mamangan.v2i1.1368.

Soekanto, Soerjono, Sosiologi Suatu Pengantar, 4th ed. (jakarta: PT. Raja Grafindo Sukaraja; 1990)

Downloads

Submitted

2026-04-28

Published

2025-06-29

How to Cite

Fikri Oktri Yandra, & Faisal Hidayat. (2025). Analisis Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Pasca Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Pertambangan Di Tinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung). JOVISHE : Journal of Visionary Sharia Economy, 4(1), 79–93. Retrieved from https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1722

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.