Implementasi Metode SAW dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Mata Pelajaran Kurikulum Merdeka
DOI:
https://doi.org/10.57255/intellect.v4i02.1459Keywords:
Sistem Pendukung Keputusan, SAW, Kurikulum MerdekaAbstract
This study aims to implement the Simple Additive Weighting (SAW) method as a decision support system for determining elective subjects under the Merdeka Curriculum at SMAN 1 Harau. The study is motivated by the high level of uncertainty experienced by Grade X students in selecting elective subjects. Although the school provides nine elective options and has conducted socialization programs for students and parents, questionnaire results indicate that 83.7% of students remain uncertain in making their choices. This uncertainty is primarily influenced by peer pressure, recommendations from senior students, and students’ lack of confidence in identifying their own interests and academic abilities. The research employs the Simple Additive Weighting (SAW) method, which involves determining criteria and alternatives, assigning weights to each criterion, constructing and normalizing the decision matrix, calculating preference values (Vi), and ranking the alternatives, where the alternative with the highest Vi is selected as the primary recommendation. The results show that the SAW method achieves a sensitivity value of 0.0011 and an accuracy rate of 98.85%, indicating a high level of stability and reliability. Based on the sensitivity and accuracy tests, it can be concluded that the SAW method is effective and feasible for determining elective subjects. This study contributes by providing an objective, measurable, and transparent decision-making approach, with practical implications for improving academic guidance and decision support services in secondary education.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai sistem pendukung keputusan dalam menentukan mata pelajaran pilihan Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Harau. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tingkat keraguan siswa kelas X dalam memilih mata pelajaran pilihan. Meskipun sekolah telah menyediakan sembilan mata pelajaran pilihan serta melakukan sosialisasi kepada siswa dan orang tua, hasil angket menunjukkan bahwa 83,7% siswa masih mengalami kebingungan dalam pengambilan keputusan. Faktor utama yang memengaruhi kondisi tersebut meliputi pengaruh teman sebaya, rekomendasi senior, serta ketidakpastian siswa terhadap minat dan kemampuan diri. Metode penelitian yang digunakan adalah Simple Additive Weighting (SAW), yang meliputi penentuan kriteria dan alternatif, pemberian bobot kriteria, penyusunan dan normalisasi matriks keputusan, perhitungan nilai preferensi (Vi), serta proses perangkingan alternatif. Alternatif dengan nilai Vi tertinggi ditetapkan sebagai rekomendasi utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SAW memiliki tingkat sensitivitas sebesar 0,0011 dan tingkat akurasi sebesar 98,85%, yang mengindikasikan stabilitas dan keandalan metode dalam menghasilkan rekomendasi. Berdasarkan hasil uji sensitivitas dan akurasi, dapat disimpulkan bahwa metode SAW layak dan efektif digunakan dalam menentukan mata pelajaran pilihan. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan pendekatan pengambilan keputusan yang objektif, terukur, dan transparan, serta berimplikasi pada peningkatan kualitas layanan bimbingan akademik di sekolah.
Downloads
References
H. A. Musril, S. Derta, S. Barat, and S. Barat, “PENGARUH PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR Pendahuluan,” vol. 1, no. 3, pp. 680–685, 2022.
“Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.” pp. 19–28, 2003.
H. F. Al-ghovari, L. Efriyanti, S. Zakir, and R. Okra, “Perancangan Sistem Aplikasi Penentuan Jurusan di SMKN 1 Bukittinggi Berdasarkan Hasil Tes Dengan Menggunakan Bahasa Pemograman PHP Pendahuluan Metode Hasil dan Pembahasan,” J. Multidisiplin Ilmu, vol. 1, no. 4, pp. 115–131, 2022.
E. Putri Adinda, R. Okra, H. A. Musril, and S. Derta, “Perancangan Sistem Informasi Konsultasi Bimbingan Konseling Menggunakan Framework Codeigniter 3 Di Smkn 1 Tanjung Raya,” J. Peqguruang Conf. Ser., vol. 6, no. 2, p. 639, 2024, doi: 10.35329/jp.v6i2.5859.
N. Amani, “Melihat Perbedaan Kurikulum Merdeka Belajar dengan Kurikulum Sebelumnya,” Liputan 6. [Online]. Available: https://www.liputan6.com/bisnis/read/5005842/melihat-perbedaan-kurikulum-merdeka-belajar-dengan-kurikulum-sebelumnya?page=3
Smarteschool, “Perbedaan Antara Kurikulum Merdeka Belajar dengan Kurikulum Sebelumnya.” [Online]. Available: https://smarteschool.id/berita/perbedaan-antara-kurikulum-merdeka-belajar-dengan-kurikulum-sebelumnya
Gadis, “Perbandingan Kurikulum yang Lama dengan Kurikulum Merdeka Belajar,” kompasiana. [Online]. Available: https://www.kompasiana.com/gadis57531/65742ec3de948f568f54a652/perbandingan-kurikulum-yang-lama-dengan-kurikulum-merdeka-belajar-yang-sekarang
Sindonews, “Beda Kurikulum Merdeka Belajar dan Kurikulum Sebelumnya,” Sindonews. [Online]. Available: https://edukasi.sindonews.com/read/1188805/212/ini-beda-kurikulum-merdeka-belajar-dan-kurikulum-sebelumnya-lebih-baik-mana-1693375692
K. Pendidikan, “Panduan Pemilihan Mata Pelajaran Pilihan,” 2022.
A. Pratycia, A. Dharma Putra, A. G. M. Salsabila, F. I. Adha, and A. Fuadin, “Analisis Perbedaan Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka,” J. Pendidik. Sains dan Komput., vol. 3, no. 01, pp. 58–64, 2023, doi: 10.47709/jpsk.v3i01.1974.
S. S. Miladiah, N. Sugandi, R. Sulastini, S. Pascasarjana, and U. I. Nusantara, “Analisis Penerapan Kurikulum Merdeka Di SMP Bina Taruna Kabupaten Bandung,” vol. 9, no. 1, pp. 312–318, 2023, doi: 10.58258.
M. Qiptiah, “PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DAN MBKM ( Merdeka INDONESIA SAAT INI,” no. n0 2, pp. 1–9, 2023.
U. A. Wizsa, Y. E. Yuspita, and W. D. Rahayu, “Decision-Making System for KIP IAIN Bukittinggi Scholarship Recipients Using the SAW and TOPSIS Methods,” Knowbase Int. J. Knowl. Database, vol. 2, no. 1, p. 85, 2022, doi: 10.30983/ijokid.v2i1.5188.
A. D. Suci Nurjanah, Ita Novita, “Penerapan Metode AHP dan SAW Untuk Menunjang Keputusan dalam Menentukan Jurusan Siswa pada SMAN 11 Kota Tangerang Selatan”.
H. G. Prabowo, P. Labu, and J. Selatan, “PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING,” vol. 25, no. 2, pp. 143–156, 2023.
N. Salsabilla and H. F. Siregar, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Anggota HIMPROSI Menggunakan Metode Simple Additive Weighting,” Sist. Pendukung Keputusan dengan Apl., vol. 3, no. 1, pp. 13–24, 2024, doi: 10.55537/spk.v3i1.752.
H. B. Mane, F. E. Neno, and M. P. Ayu, “Penerapan metode saw untuk menentukan karyawan terbaik pada toko quinros,” vol. 7, no. 6, pp. 2–7, 2023.
A. S. Wahyu Sulistyawan M, Metode SPK Favorit Di Masa Depan, vol. 4. 2015.
N. Mayana, B. Tarigan, and L. Yunita, Buku Ajar Sistem Pendukung Keputusan Dengan Metode Simple Additive Weighting. 2021.
S. Kusumadewi, I. Guswaludin, K. Sistem, P. Keputusan, and D. Support, “FUZZY MULTI-CRITERIA DECISION MAKING,” vol. 3, no. 1, pp. 25–38, 2005.
Y. K. Suharsono, “Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Pemilihan Jurusan Menggunakan Metode MOORA,” pp. 1–8, 2023.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nessa Rahmadani, Yulifda Elin Yuspita, Gusnita Darmawati, Firdaus Annas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












