Analisis Penerapan Pariwisata Berbasis Masyarakat Dengan Aspek Ekonomi, Aspek Lingkungan Dan Aspek Budaya Di Destinasi Lembah Harau
DOI:
https://doi.org/10.57255/jovishe.v5i01.1812Keywords:
pariwisata berbasis komunitas, pariwisata berkelanjutan, ekonomi lokal, lingkungan, budayaAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk menilai implementasi konsep Community Based Tourism (PTM) di destinasi wisata Lembah Harau dari perspektif ekonomi, lingkungan, dan budaya, menggunakan indikator PT yang diusulkan oleh Suansri. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif deskriptif, bertujuan untuk mendapatkan gambaran mendalam tentang praktik pariwisata berbasis komunitas yang berkembang di daerah tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan, observasi langsung di lokasi penelitian, dan peninjauan materi pendukung yang relevan. Informan penelitian meliputi pengelola homestay, pengusaha pariwisata lokal, pemimpin masyarakat, pengelola destinasi wisata, dan perwakilan pemerintah daerah yang terlibat dalam pengelolaan pariwisata di Lembah Harau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat setempat telah berperan aktif dalam banyak kegiatan pariwisata, khususnya dalam pengelolaan homestay, perusahaan kuliner, dan layanan pendukung pariwisata, yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat. Meskipun demikian, manfaat ekonomi yang dihasilkan belum terdistribusi secara merata karena adanya perbedaan akses terhadap permodalan dan kemampuan pengelolaan usaha. Dari sisi lingkungan, kesadaran masyarakat terhadap upaya pelestarian kawasan wisata mulai tumbuh, namun belum didukung oleh kebijakan dan sistem pengelolaan lingkungan yang terencana dengan baik. Sementara itu, pada aspek budaya, nilai-nilai budaya Minangkabau masih dipertahankan dalam kehidupan sosial masyarakat, tetapi pemanfaatannya sebagai bagian dari daya tarik pariwisata belum dilakukan secara optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan CBT di Destinasi Wisata Lembah Harau telah berlangsung, tetapi implementasinya masih belum menyeluruh dan memerlukan penguatan pada berbagai aspek pendukung.
References
Adisasmita, R. (2006). Wisata, Ekologi Pariwisata Tata Laksana Pengelolaan. Objek dan Daya Tarik. Pembangunan Kelautandan Kewilayahan.
Choudhary, P., G, V. S., Khade, M., Savant, S., Musale, A., G, R. K. K., Chelliah, M. S., & Dasgupta, S. (2021). Empowering blue economy: From underrated ecosystem to sustainable industry. Journal of Environmental Management, 291. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2021.112697
Dewi, N. P. S., Hidayat, F., Doriza, S., Budi, Y., Santosa, P., Azzarah, M. A., Suradi, A., Fadjarajani, S., Ariyani, R., & Krisdiyanto, K. (2023). Dasar metode penelitian. PT MAFY MEDIA LITERASI INDONESIA.
Hasanah, A. A. N., Aisyah, A. S. N., Fateha, A. A., & Kurniawan, Z. Z. A. (2025). STRATEGI PENINGKATAN PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH DALAM MENDUKUNG PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD): STUDI DI BAPENDA KABUPATEN JEMBER. BAITUL MAAL: Journal of Sharia Economics, 2(1), 37–48.
Hidayat, F. (2025). Pemberdayaan Masjid Baitul Makmur Kapalo Koto Dalam Meningkatkan Perekonomian Ummat: Strategi Dan Tantangan. AGHNIYA: Jurnal Ekonomi Islam, 7(1), 158–171.
Jamaludin, N., Miftahurrahmah, M., & Muizzudin, M. (2023). Islamic Micro Finance Institutions’ Existence, Role, and Challenges in Developing the Indonesian Micro Business Sector Post Covid 19 Pandemic. EKONOMIKA SYARIAH: Journal of Economic Studies, 7(2), 155–165.
Kurniawan, Z. A., Aisyah, S. N., & Mubarok, A. (2024). Mengasah Soft Skill dan Profesionalisme melalui Mini Seminar: Program Pengabdian untuk Mahasiswa Bisnis dan Komunitas Lokal. Jurnal Dedikasia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 58–68.
Kusnandar, S. (2012). Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU), Pendapatan Asli Daerah (PAD), Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) dan Luas Wilayah Terhadap Belanja Modal. Jakarta. Universitas Indonesia.,(32), 1–20.
Le Blanc, D. (2015). Towards Integration at Last? The Sustainable Development Goals as a Network of Targets. Sustainable Development, 23(3), 176–187. https://doi.org/10.1002/sd.1582
Maturbongs, E. E., & Lekatompessy, R. L. (2020). Kolaborasi Pentahelix dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal di Kabupaten Merauke. Sumber, 81, 59.
Maulida, Novita, & Siti Femilivia Aisyah. (2024). Etika Bisnis Islam: Implementasi Prinsip Keadilan Dan Tanggung Jawab Dalam Ekonomi Syariah. El-Iqthisadi Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Hukum Dan Syariah, 7, 49–61. https://doi.org/10.24252/el-iqthisady.vi.46740
Muhammad Djakfar. (2017). Pariwisata Halal: Perspektif Multidimensi. UIN Maliki Press.
Mujalli, & Syarif, M. (2024). MODEL PENGELOLAAN DANA DESA BERBASIS SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDG’s) Desa. Revenue : Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Ekonomi Islam, 7(01), 1–12. https://doi.org/10.56998/jr.v7i01.72
Nuraini, I. (2016). Pengantar Ekonomi Mikro. UMMPress.
Prananta, R., & Lokaprasidha, P. (2018). Prospek Pengembangan Wisata Halal Di Provinsi Sumatera Barat. Prosiding Seminar Nasional Pariwisata 2018 Universitas Jember, 261–272.
Sayekti, N. W. (2019). Strategi Pengembangan Pariwisata Halal di Indonesia. Kajian, 24(3), 159–171.
Siregar, A. R. (2023). Manajemen Perubahan Budaya Organisasi. Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi Dan Manajemen (JIKEM), 3(1), 551–563.
Subarkah, R., & Rachman, J. B. (2018). Wisata Halal Untuk Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Halal Tourism for Sustainable Development Goals. Konferensi Nasional Ilmu …, March, 1–6.
Suri, L. A. (2019). Pembangunan Obyek Wisata Berbasis Komunitas Lokal pada Jorong Kaluang Tapi, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Jurnal Sosiologi Andalas, 5(2), 74–86. https://doi.org/10.25077/jsa.5.2.74-86.2019
Widhasti, G. B., Damayanti, C., & Sardjono, H. S. (2018). Diplomasi publik pemerintah republik Indonesia melalui pariwisata halal. Jurnal Solidaritas, 1(1).
Zubair, F. (2020). Pemahaman komunitas terhadap program community relations di Palimanan dan Citeureup. PRofesi Humas, 5(1), 98–120.
Downloads
Submitted
Accepted
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salsabilla, Santi Deswita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









