Potensi Kearifan Lokal dalam Mendorong Perekonomian Berkelanjutan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan

Authors

  • Susan Kurniati Susan Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
  • Novera Martilova Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.57255/jovishe.v5i01.1714

Keywords:

Kearifan Lokal, Perekonomian Berkelanjutan, pala Tapaktuan, UMKM hijau, rantai nilai lokal

Abstract

Kearifan lokal sering dibicarakan sebagai modal sosial budaya, tetapi belum banyak dianalisis sebagai mekanisme ekonomi lokal yang menghubungkan nilai tambah, pelestarian lingkungan, dan keberlanjutan mata pencaharian masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi kearifan lokal dalam penguatan perekonomian berkelanjutan di Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, dengan fokus pada pengolahan pala dan kerajinan tenun/motif lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan penelusuran data sekunder. Informan dipilih secara purposif dari pelaku usaha olahan pala, pelaku kerajinan, pendamping UMKM/kerajinan, dan pemangku kepentingan lokal. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berfungsi sebagai modal produktif yang mendorong diversifikasi produk, memperluas peluang kerja keluarga, memperkuat identitas ekonomi daerah, dan membuka ruang transisi menuju UMKM hijau. Namun, kontribusi tersebut masih dibatasi oleh akses pasar yang sempit, kapasitas teknologi yang belum merata, standardisasi mutu yang lemah, dan belum optimalnya kelembagaan kolektif. Penelitian ini menawarkan model penguatan ekonomi lokal berbasis kearifan lokal melalui integrasi rantai nilai, sertifikasi, digitalisasi pemasaran, penguatan koperasi/kelompok usaha, dan kebijakan daerah yang sensitif terhadap budaya serta lingkungan.

Author Biography

Novera Martilova, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Ekonomi Islam UIN Sjech M.Djamil Djambek

References

Braun, V., & Clarke, V. (2021). Thematic analysis: A practical guide. SAGE Publications.

Choirunnisa, R., & Firmansyah, E. A. (2021). Muslim consumer behavior and purchase. EKONOMIKA SYARIAH: Journal of Economic Studies, 5(1), 11–30.

Dewi, N. P. S., Hidayat, F., Doriza, S., Budi, Y., Santosa, P., Azzarah, M. A., Suradi, A., Fadjarajani, S., Ariyani, R., & Krisdiyanto, K. (2023). Dasar metode penelitian. PT MAFY MEDIA LITERASI INDONESIA.

Geertz, C. (1983). Local knowledge: Further essays in interpretive anthropology. Basic Books.

Humaira, Z. A. (2021). Analysis of The Influence of Return on Equity on Sharia Stock Price Moderated by Corporate Social Responsibility. EKONOMIKA SYARIAH: Journal of Economic Studies, 5(1), 72–81.

Jamaludin, N., Miftahurrahmah, M., & Muizzudin, M. (2023). Islamic Micro Finance Institutions’ Existence, Role, and Challenges in Developing the Indonesian Micro Business Sector Post Covid 19 Pandemic. EKONOMIKA SYARIAH: Journal of Economic Studies, 7(2), 155–165.

Kaplinsky, R., & Morris, M. (2001). A handbook for value chain research. Institute of Development Studies.

Kurnia, R., Baroroh, H., Hayati, R. F., Melzatia, H. H., & Fenitra, R. M. (2024). Financial Stability of Indonesia’s Islamic Banks: Analysis Profitability. EKONOMIKA SYARIAH: Journal of Economic Studies, 8(1), 1–16.

Lestari, N., Paidi, & Suyanto, S. (2024). A systematic literature review about local wisdom and sustainability: Contribution and recommendation to science education. EURASIA Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 20(2), em2394. https://doi.org/10.29333/ejmste/14152

Miftahurrahmah, Hapsara, O., & Hamidah, S. (2023). KONSEP BISNIS ISLAM. Mafy Media Literasi Indonesia.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Nitami, M., Fariyanti, A., & Asmarantaka, R. W. (2021). Analisis pemasaran dan nilai tambah pala di Kecamatan Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan. IPB University Scientific Repository.

Ostrom, E. (1990). Governing the commons: The evolution of institutions for collective action. Cambridge University Press.

Pangast, B. D., Astutiningsih, E. T., & Rini, N. K. (2026). Optimizing the value chain and product innovation of nutmeg (Myristica fragrans) to empower farmers and MSMEs in Sukabumi. ROCE: Jurnal Pertanian Terapan, 3(1), 581–590. https://doi.org/10.71275/roce.v3i1.193

Putri, H. E. (2020). Menentukan Populasi dan Sampel puteri 2020. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.28776.01285

UNESCO. (2003). Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage. UNESCO.

(1987). Our common future. Oxford University Press.

(2015). Transforming our world: The 2030 agenda for sustainable development. United Nations.

(2024). Creative economy outlook 2024. United Nations.

(2025a). Kabupaten Aceh Selatan dalam angka 2025. BPS Kabupaten Aceh Selatan.

(2025b). Kecamatan Tapaktuan dalam angka 2025. BPS Kabupaten Aceh Selatan.

(2025). Mewujudkan masa depan bisnis berkelanjutan melalui pemberdayaan UMKM hijau. Institute for Essential Services Reform.

Downloads

Submitted

2026-04-22

Accepted

2026-05-27

Published

2026-05-28

How to Cite

Susan, S. K., & Novera Martilova. (2026). Potensi Kearifan Lokal dalam Mendorong Perekonomian Berkelanjutan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. JOVISHE : Journal of Visionary Sharia Economy, 5(01), 56–64. https://doi.org/10.57255/jovishe.v5i01.1714

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.