JOVISHE : Journal of Visionary Sharia Economy
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe
<p>The<strong> Journal of Visionary Sharia Economy</strong> <strong>(JOVISHE) </strong>is a place to devote scientific understanding of Islamic economics and finance that is oriented towards global issues, and can solve long-term Islamic economic and financial problems. Scientific aspects that discuss issues of Islamic economics and finance are very appropriate to be presented in this journal. This journal published of research articles in the field of Islamic economics and finance covering regulation, implementation, and long-term economic impact on people's welfare. The JOVISHE : Journal of Visionary Sharia Economy published by <a href="https://makwafoundation.org">Yayasan Lembaga Studi Makwa</a> (Makwa Foundation).</p>en-USawaluddin@makwafoundation.org (Dr. Awaluddin, M.Ag)anwarsholihin@makwafoundation.org (Anwar Sholihin, SE., ME)Tue, 28 Apr 2026 00:00:00 +0700OJS 3.3.0.21http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Likuiditas dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Food and Beverages di BEI Periode 2018-2022
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1735
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efek Profitabilitas, Leverage, Likuiditas dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan atas Perusahaan Food and Beverages di BEI selama periode (2018- 2022). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diakses melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia dan web atau situs resmi perusahaan sampel, mencakup laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang terdaftar atas sektor food and beverages selama periode (2018-2022). Pengambilan sampel dilakukan atas teknik purposive sampling, sehingga diperoleh sejumlah perusahaan yang memenuhi kriteria tertentu. Analisis data dilakukan atas menggunakan teknik tes analisis statistik deskriptif, tes asumsi klasik, tes regresi linier berganda, tes hipotesis, dan tes koefisien determinasi. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel Profitabilitas berefek positif terhadap Nilai Perusahaan, Leverage tidak berefek terhadap Nilai Perusahaan, Likuiditas berefek positif terhadap Nilai Perusahaan, Ukuran Perusahaan tidak berefek terhadap Nilai Perusahaan, dan secara simultan Profitabilitas, Leverage, Likuiditas, Ukuran Perusahaan secara bersama- sama berefek signifikan terhadap Nilai Perusahaan.</p>Septi TriNandaYani, Tartila Devy
Copyright (c) 2026 Septi TriNandaYani, Tartila Devy
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1735Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700Analisis Sinargi Wakaf dan Pembangunan Infrastruktur Jalan: Model Partisipasi Masyarakat Dan Akuntabilitas Publik Di Jorong Parit Panjang Kecamatan Lubuk Basung
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1835
<p>Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam pembangunan infrastruktur jalan serta menganalisis transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana APBD di Jorong Parit Panjang Kecamatan Lubuk Basung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari data primer yang dikumpulkan secara langsung dari dua belas informan dari institusi pemerintah dan masyarakat, serta sumber data sekunder berasal dari dokumen- dokuumen resmi dan berbagai referensi yang memiliki keterkaitan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat dan pemerintah bekerja sama untuk membangun infrastruktur jalan. Masyarakat berpartisipasi melalui penyampaian usulan, musyawarah, gotong royong, dan pemberian tanah secara sukarela, sementara pemerintah bertanggungjawab dalam menyediakan anggaran dan melaksanakan pembangunan. Pemberian tanah tersebut memiliki nilai sosial dan keagamaan yang mendekati konsep wakaf, namun secara hukum belum dapat dikategorikan sebagai wakaf karena belum memenuhi seluruh rukun, syarat, dan unsur wakaf. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana APBD telah diterapkan melalui keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat selama proses pembangunan berlangsung. Penerapan kedua aspek tersebut turut meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan.</p> <p><strong><em>Abstract</em></strong></p> <p><em>This study aims to analyze the synergy between the community and the government regarding road infrastructure development, as well as to examine the transparency and accountability in the use of regional budget (APBD) funds in Jorong Parit Panjang, Lubuk Basung District. A qualitative research method with a descriptive approach was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data sources included primary data gathered directly from twelve informants representing both government institutions and the community, alongside secondary data derived from official documents and various references relevant to the research topic. The findings indicate that the community and the government collaborate on road infrastructure development. Community participation manifests through the submission of proposals, consultative meetings, *gotong royong* (mutual cooperation), and the voluntary provision of land, while the government is responsible for providing the budget and executing the construction. The voluntary provision of land holds social and religious significance akin to the concept of *waqf* (religious endowment); however, legally, it cannot yet be classified as *waqf* because it does not fulfill all the requisite pillars, conditions, and elements of the practice. Furthermore, transparency and accountability regarding the use of APBD funds have been upheld through information disclosure and public reporting throughout the construction process. The implementation of these aspects has helped bolster public trust in the government regarding road </em><em>infrastructure development.</em></p>Suci Kurnia, Faisal Hidayat
Copyright (c) 2026 Suci Kurnia, Faisal Hidayat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1835Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700Sejarah Lahirnya Pemikiran Ekonomi Syariah dan Relevansinya Dalam Ekonomi Modern
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1750
<p>Perkembangan sistem ekonomi modern yang cenderung berorientasi pada keuntungan sering dikaitkan dengan munculnya ketimpangan sosial, krisis keuangan, dan berkurangnya nilai etika dalam aktivitas ekonomi. Kondisi tersebut mendorong meningkatnya perhatian terhadap ekonomi syariah sebagai sistem yang berlandaskan pada prinsip keadilan, keseimbangan, dan tanggung jawab sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji sejarah lahirnya pemikiran ekonomi syariah serta menjelaskan relevansinya dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis berbagai buku, jurnal ilmiah, dan karya tokoh ekonomi Islam dari masa klasik hingga kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran ekonomi syariah berkembang secara bertahap sejak masa Nabi Muhammad SAW, kemudian diperkaya oleh para ulama seperti Abu Yusuf, Al-Ghazali, dan Ibnu Khaldun, hingga menjadi landasan bagi pengembangan lembaga keuangan syariah pada era modern. Prinsip-prinsip seperti larangan riba, keadilan distribusi, serta mekanisme bagi hasil masih memiliki relevansi dalam menjawab berbagai persoalan ekonomi saat ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan pemikiran ekonomi syariah sekaligus menjadi referensi dalam pengembangan kajian ekonomi Islam yang lebih kontekstual sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern.</p>Kacar Ginting, Juni Sarah, Nabila Fradhita Lubis, Rama Delpiani, Lilik Nasution
Copyright (c) 2026 Kacar Br. Ginting, Juni Sarah, Nabila Fradhita Lubis, Rama Delpiani, Lilik Nasution
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1750Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700Analisis Peran Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Dalam Melestarikan Budaya Di Desa Wisata Pariangan
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1857
<p>Dalam kerangka pembangunan desa wisata yang berbasis partisipasi warga, upaya pelestarian budaya dipandang sebagai unsur yang tidak dapat dipisahkan. Peran strategis sebagai penggerak masyarakat guna menopang keberlanjutan budaya lokal diemban oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Meski demikian, sejumlah kendala masih dijumpai dalam pelaksanaan peran tersebut, di antaranya minimnya keterlibatan warga, promosi budaya yang belum berjalan secara maksimal, serta terbatasnya sumber daya manusia yang tersedia. Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam upaya pelestarian budaya di Desa Wisata Pariangan dianalisis melalui penelitian ini, sekaligus diidentifikasi pula faktor-faktor yang mendukung maupun menghambat pelaksanaannya. Metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Observasi, wawancara, dan penelusuran dokumentasi dilakukan terhadap Ketua dan anggota Pokdarwis, pihak Dinas Pariwisata, warga setempat, serta wisatawan untuk memperoleh data. Reduksi data, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan menjadi tahapan yang ditempuh dalam menganalisis data tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, terungkap bahwa tiga aspek utama telah dijalankan Pokdarwis dalam melestarikan budaya, yakni perlindungan budaya melalui pemeliharaan keaslian tradisi dan kesenian setempat, pengembangan budaya lewat penyelenggaraan berbagai kegiatan seperti Festival Pesona Pariangan, dan pemanfaatan budaya sebagai daya tarik wisata yang mendatangkan manfaat sosial, budaya, maupun ekonomi bagi warga. Kekayaan budaya lokal, dukungan dari pemerintah, dan antusiasme sebagian warga tercatat sebagai faktor pendukung. Sementara itu, partisipasi warga yang belum merata, keterbatasan sumber daya manusia, dan promosi budaya yang belum optimal menjadi faktor penghambat yang teridentifikasi. Kolaborasi yang lebih erat antara Pokdarwis, pemerintah, dan masyarakat karenanya perlu diupayakan agar keberlanjutan pelestarian budaya dapat terjaga sekaligus menunjang pengembangan Desa Wisata Pariangan.</p>Endang Lastri, Faisal Hidayat
Copyright (c) 2026 Endang Lastri, Faisal Hidayat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1857Mon, 03 Aug 2026 00:00:00 +0700 Analisis Penerapan Pariwisata Berbasis Masyarakat Dengan Aspek Ekonomi, Aspek Lingkungan Dan Aspek Budaya Di Destinasi Lembah Harau
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1812
<p>Penelitian ini dilakukan untuk menilai implementasi konsep Community Based Tourism (PTM) di destinasi wisata Lembah Harau dari perspektif ekonomi, lingkungan, dan budaya, menggunakan indikator PT yang diusulkan oleh Suansri. Penelitian ini menggunakan teknik kualitatif deskriptif, bertujuan untuk mendapatkan gambaran mendalam tentang praktik pariwisata berbasis komunitas yang berkembang di daerah tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan, observasi langsung di lokasi penelitian, dan peninjauan materi pendukung yang relevan. Informan penelitian meliputi pengelola homestay, pengusaha pariwisata lokal, pemimpin masyarakat, pengelola destinasi wisata, dan perwakilan pemerintah daerah yang terlibat dalam pengelolaan pariwisata di Lembah Harau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat setempat telah berperan aktif dalam banyak kegiatan pariwisata, khususnya dalam pengelolaan homestay, perusahaan kuliner, dan layanan pendukung pariwisata, yang berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat. Meskipun demikian, manfaat ekonomi yang dihasilkan belum terdistribusi secara merata karena adanya perbedaan akses terhadap permodalan dan kemampuan pengelolaan usaha. Dari sisi lingkungan, kesadaran masyarakat terhadap upaya pelestarian kawasan wisata mulai tumbuh, namun belum didukung oleh kebijakan dan sistem pengelolaan lingkungan yang terencana dengan baik. Sementara itu, pada aspek budaya, nilai-nilai budaya Minangkabau masih dipertahankan dalam kehidupan sosial masyarakat, tetapi pemanfaatannya sebagai bagian dari daya tarik pariwisata belum dilakukan secara optimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan CBT di Destinasi Wisata Lembah Harau telah berlangsung, tetapi implementasinya masih belum menyeluruh dan memerlukan penguatan pada berbagai aspek pendukung.</p>Salsabila, Santi Deswita
Copyright (c) 2026 Salsabilla, Santi Deswita
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1812Tue, 30 Jun 2026 00:00:00 +0700Analisis Peran Perempuan Minang dalam Aktivitas Ekonomi Di Pasar Tradisional dalam Tinjauan Ekonomi Islam (Studi Kasus: Pasar Aur Bukittinggi)
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1697
<p>Penelitian ini membahas meningkatnya partisipasi perempuan Minang dalam sektor perdagangan di pasar tradisional. Fenomena ini tampak jelas di Pasar Aur Bukittinggi, di mana sebagian besar pelaku usaha merupakan perempuan Minang yang berperan dalam menopang perekonomian keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran perempuan Minangkabau dalam aktivitas ekonomi di pasar tradisional ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, khususnya di Pasar Aur Bukittinggi. Perempuan Minang memiliki peran strategis sebagai pelaku perdagangan, pengelola usaha, serta pengatur keuangan keluarga, yang didorong oleh faktor budaya matrilineal dan tuntutan ekonomi rumah tangga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas perdagangan perempuan Minang memberikan kontribusi signifikan terhadap kesejahteraan keluarga dan umumnya telah sejalan dengan prinsip ekonomi Islam seperti kejujuran, amanah, keadilan, dan tanggung jawab, meskipun masih dihadapkan pada kendala berupa beban peran ganda dan tantangan dalam penerapan prinsip ekonomi islam.</p>Jera Amrizal, Faisal Hidayat
Copyright (c) 2026 Jera Oktavia, Faisal Hidayat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1697Tue, 28 Apr 2026 00:00:00 +0700Efektivitas Program Modal Usaha dalam Meningkatkan Pendapatan Mustahik BAZNAS Kabupaten Dharmasraya
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1712
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya analisis efektivitas program modal usaha dalam meningkatkan pendapatan mustahik di BAZNAS Kabupaten Dharmasraya. Program ini merupakan bentuk pemberdayaan zakat produktif yang diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi mustahik melalui pemberian bantuan modal usaha. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 21 orang, yang terdiri atas 1 orang pihak BAZNAS Kabupaten Dharmasraya dan 20 orang mustahik penerima bantuan program modal usaha. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, implementasi program modal usaha dalam meningkatkan pendapatan mustahik berpedoman pada Q.S. At-Taubah ayat 60 dan sejalan dengan tujuan zakat produktif, yaitu meningkatkan pendapatan, mengurangi pengangguran, serta menurunkan tingkat kemiskinan. Kedua, efektivitas program modal usaha terhadap peningkatan pendapatan mustahik dinilai efektif dengan capaian sebesar 82,5%. Angka tersebut diperoleh dari empat indikator efektivitas, yaitu ketepatan sasaran, sosialisasi program, pencapaian tujuan program, dan pemantauan program. Meskipun demikian, aspek sosialisasi dan pemantauan masih perlu ditingkatkan agar keberlanjutan usaha mustahik dapat berjalan lebih optimal. Secara keseluruhan, program modal usaha BAZNAS Kabupaten Dharmasraya memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan mustahik.</p>Hasrat Tiana Putri, Iiz Izmuddin
Copyright (c) 2026 Hasrat Tiana Putri, Iiz Izmuddin
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1712Tue, 28 Apr 2026 00:00:00 +0700Kepatuhan Pajak pada Pelaku UMKM: Analisis Literatur dan Implikasi Kebijakan
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1698
<p>Kepatuhan pajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia masih rendah meskipun sektor ini berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Penelitian ini menganalisis determinan kepatuhan pajak UMKM melalui kajian literatur empiris terkini. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan, literasi, dan sikap positif terhadap pajak meningkatkan kepatuhan sukarela. Faktor moral dan keagamaan memperkuat motivasi intrinsik untuk patuh, sedangkan keadilan pajak, kepercayaan terhadap pemerintah, dan kualitas layanan memperkuat legitimasi fiskal. Selain itu, kebijakan dan penegakan hukum yang adil serta berbasis risiko mendorong disiplin pajak tanpa menimbulkan resistensi. Peningkatan kepatuhan pajak UMKM juga membutuhkan partisipasi aktif lembaga sosial, komunitas bisnis, dan lembaga keagamaan dalam membangun kesadaran moral pajak di tingkat masyarakat. Secara keseluruhan, reformasi perpajakan yang menekankan transparansi, keadilan, dan pendekatan berbasis kepercayaan menjadi kunci dalam menciptakan budaya kepatuhan pajak yang berkelanjutan di Indonesia.</p>Ilham Illahi
Copyright (c) 2026 Ilham Illahi
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1698Sat, 23 May 2026 00:00:00 +0700Empirical Study of the Use of Mobile Indonesian Sharia Bank in the MSME Digitalization Process
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1706
<p>Objektif: Kajian ini bertujuan untuk meneroka integrasi aplikasi Bank Syariah Indonesia (BSI) Mobile dalam kalangan Perusahaan Mikro, Kecil, dan Sederhana (PMKS) di Wilayah Khas Yogyakarta, dengan memberi tumpuan kepada kesannya terhadap kecekapan operasi serta faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaannya. Metodologi: Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan menganalisis tema-tema daripada wawancara mendalam bersama tujuh pemilik PMKS yang dipilih secara purposif untuk memahami integrasi dan penggunaan aplikasi BSI Mobile. Penemuan: Kajian ini mengenal pasti potensi besar aplikasi BSI Mobile dalam meningkatkan kecekapan pengurusan transaksi dalam kalangan PMKS. Walau bagaimanapun, cabaran seperti integrasi sistem dan keperluan latihan yang komprehensif timbul sebagai faktor penting yang mempengaruhi kejayaan penerimaan teknologi ini. Sumbangan Teoretis dan/atau Metodologi: Kajian ini menyumbang secara empirikal dengan mencadangkan model untuk integrasi aplikasi BSI Mobile dalam digitalisasi PMKS, memberikan pandangan mengenai bagaimana teknologi ini boleh diintegrasikan dengan lebih baik ke dalam operasi perniagaan kecil. Implikasi Penyelidikan/Praktikal: Kajian ini menawarkan cadangan praktikal, termasuk keperluan untuk meningkatkan integrasi teknologi, menyediakan latihan pengguna lanjutan, dan memastikan sokongan peraturan untuk memudahkan penerimaan teknologi yang lebih meluas dalam kalangan PMKS. Selain itu, penemuan ini mencadangkan penyelidikan dan pembangunan dasar lanjut untuk mengoptimumkan transformasi digital perniagaan kecil.</p>Febrian Wahyu Wibowo, Rusny Istiqomah Sujono, Maishiva Avis Verdiana, Hesti Mardiana Harahap, Indah Lestari
Copyright (c) 2026 Febrian Wahyu Wibowo, Rusny Istiqomah Sujono, Maishiva Avis Verdiana, Hesti Mardiana Harahap, Indah Lestari
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1706Sat, 23 May 2026 00:00:00 +0700Integrasi Maqāṣid al-Syarī‘ah dalam Regulasi Ekonomi Biru dan Hijau: Kajian Literatur Kekosongan Normatif
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1713
<p>Perkembangan ekonomi biru dan hijau di Indonesia bergerak begitu cepat hingga kerap meninggalkan kebutuhan akan pijakan etik yang lebih solid, terutama dari tradisi hukum Islam yang semestinya memberi arah moral bagi kebijakan ekologis. Ketidaksiapan perangkat normatif syariah untuk membaca isu keberlanjutan memunculkan kegelisahan akademik, sebab ruang etik yang longgar itu dapat mengaburkan tujuan perlindungan lingkungan. Tujuan penelitian ini mengkaji sejauh mana integrasi <em>Masqashid Syariah</em> dalam regulasi ekonomi biru dan hijau. Kajian ini menggunakan studi literatur kritis dengan pendekatan hermeneutik untuk menautkan kembali teks Maqāṣid, regulasi ekonomi biru–hijau, dan wacana tata kelola lingkungan sebagai arena dialog nilai. Pemilihan sumber dilakukan secara selektif, terutama yang memperlihatkan gesekan antara prinsip syariah dan realitas kebijakan, sementara koherensinya diuji melalui triangulasi argumentatif. Hasil pembacaan menunjukkan bahwa arah kebijakan sering melaju lebih cepat daripada kerangka etiknya, sehingga lima ḍarūriyyāt yang beririsan dengan isu kelautan, biodiversitas, polusi, dan ketahanan pangan pesisir belum terserap dalam desain regulasi. Beberapa ranah penting seperti tata kelola karbon, jasa ekosistem, dan perlindungan komunitas adat pesisir masih berada di luar jangkauan operasional Maqāṣid. Kondisi ini membuka peluang untuk memindahkan Maqāṣid dari tataran prinsip menuju alat kerja yang lebih terukur, misalnya melalui indikator kemaslahatan ekologis dalam evaluasi dampak lingkungan. Penelitian ini menegaskan bahwa Maqāṣid dapat berperan sebagai kompas etik bagi kebijakan biru–hijau, asalkan integrasinya ditopang mekanisme regulatif yang lebih konkret demi tercapainya keberlanjutan yang bernilai dan tahan lama.</p>Abdul Hafiz Sahroni
Copyright (c) 2026 Abdul Hafiz Sahroni
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1713Thu, 28 May 2026 00:00:00 +0700Potensi Kearifan Lokal dalam Mendorong Perekonomian Berkelanjutan di Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1714
<p>Kearifan lokal sering dibicarakan sebagai modal sosial budaya, tetapi belum banyak dianalisis sebagai mekanisme ekonomi lokal yang menghubungkan nilai tambah, pelestarian lingkungan, dan keberlanjutan mata pencaharian masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi kearifan lokal dalam penguatan perekonomian berkelanjutan di Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, dengan fokus pada pengolahan pala dan kerajinan tenun/motif lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan penelusuran data sekunder. Informan dipilih secara purposif dari pelaku usaha olahan pala, pelaku kerajinan, pendamping UMKM/kerajinan, dan pemangku kepentingan lokal. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal berfungsi sebagai modal produktif yang mendorong diversifikasi produk, memperluas peluang kerja keluarga, memperkuat identitas ekonomi daerah, dan membuka ruang transisi menuju UMKM hijau. Namun, kontribusi tersebut masih dibatasi oleh akses pasar yang sempit, kapasitas teknologi yang belum merata, standardisasi mutu yang lemah, dan belum optimalnya kelembagaan kolektif. Penelitian ini menawarkan model penguatan ekonomi lokal berbasis kearifan lokal melalui integrasi rantai nilai, sertifikasi, digitalisasi pemasaran, penguatan koperasi/kelompok usaha, dan kebijakan daerah yang sensitif terhadap budaya serta lingkungan.</p>Susan Kurniati Susan, Novera Martilova
Copyright (c) 2026 Susan Kurniati, Novera Martilova
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1714Thu, 28 May 2026 00:00:00 +0700Potensi Pasar Tradisional Di Tengah Persaingan Pasar Digital: Studi Pada Pasar Suka Mukti Kecamatan Mesuji Kabupaten Ogan Komering Ilir
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1701
<p>Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pertumbuhan pesat pasar digital yang mengubah pola konsumsi masyarakat, mekanisme transaksi, serta sistem distribusi barang dan jasa. Fenomena ini menimbulkan persaingan yang semakin ketat antara pasar digital dan pasar tradisional, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan pasar tradisional dalam mempertahankan eksistensinya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, keunggulan kompetitif, serta tantangan yang dihadapi pasar tradisional dalam menghadapi persaingan dengan pasar digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan observasi lapangan pada beberapa pasar tradisional di wilayah perkotaan dan semi-perkotaan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung keberlanjutan pasar tradisional di tengah transformasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasar tradisional masih memiliki daya saing yang kuat melalui interaksi sosial yang intens antara pedagang dan pembeli, fleksibilitas dalam penentuan harga, serta tingginya tingkat kepercayaan yang terbangun dalam hubungan ekonomi masyarakat. Namun, pasar tradisional juga menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya pemanfaatan teknologi digital, keterbatasan sarana pendukung, dan belum optimalnya kualitas layanan yang diberikan kepada konsumen. Penelitian ini memberikan kontribusi keilmuan berupa penguatan pemahaman mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan pasar tradisional di era digital serta menawarkan strategi adaptasi berbasis integrasi teknologi dan peningkatan kualitas pelayanan. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi pengelola pasar, pelaku usaha, dan pembuat kebijakan dalam merumuskan langkah-langkah pengembangan pasar tradisional yang berkelanjutan dan kompetitif di tengah transformasi ekonomi digital.</p>Marfudin, Nandang Syamsul Arifin, Monika
Copyright (c) 2026 Marfudin, Nandang Syamsul Arifin, Monika
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1701Wed, 17 Jun 2026 00:00:00 +0700Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Produk Prouin Bukittinggi
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1707
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian produk air minum dalam kemasan Prouin Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 91 responden yang merupakan konsumen Prouin, sedangkan data sekunder diperoleh dari data penjualan dan sumber pendukung lainnya. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25 melalui tahapan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,317 > 0,05. Sebaliknya, harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, kualitas produk dan harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,577 menunjukkan bahwa kualitas produk dan harga mampu menjelaskan 57,7% variasi keputusan pembelian, sedangkan 42,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa keputusan pembelian Prouin lebih dominan dipengaruhi oleh persepsi harga dibandingkan kualitas produk.</p>Shinta Zahratul Aini, Faisal Hidayat
Copyright (c) 2026 Shinta Zahratul Aini, Faisal Hidayat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1707Wed, 17 Jun 2026 00:00:00 +0700Pengaruh Penggunaan Aplikasi BYOND Terhadap Kepuasan Nasabah Pada Bank Syariah Indonesia KCP Bukittinggi Pasar Aur
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1717
<p>Transformasi digital perbankan syariah mendorong bank untuk menyediakan layanan yang cepat, aman, mudah digunakan, dan relevan dengan kebutuhan nasabah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan aplikasi BYOND by BSI terhadap kepuasan nasabah pada Bank Syariah Indonesia KCP Bukittinggi Pasar Aur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori melalui survei kepada 100 nasabah pengguna BYOND yang ditentukan dengan rumus Slovin. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS 20 melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, heteroskedastisitas, regresi linear sederhana, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan seluruh item instrumen valid dan reliabel. Model regresi memenuhi asumsi normalitas dan tidak menunjukkan gejala heteroskedastisitas. Penggunaan aplikasi BYOND berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah dengan persamaan regresi Y = 9,217 + 0,568X, nilai t = 11,212, dan p < 0,001. Nilai R Square sebesar 0,562 menunjukkan bahwa 56,2% variasi kepuasan nasabah dapat dijelaskan oleh penggunaan aplikasi BYOND, sedangkan 43,8% dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa kemudahan, kecepatan, keamanan, dan kelengkapan fitur layanan digital berperan penting dalam membentuk pengalaman dan kepuasan nasabah perbankan syariah.</p>Clareca Putri Detosa, Faisal Hidayat
Copyright (c) 2026 Clareca Putri Detosa, Faisal Hidayat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1717Wed, 17 Jun 2026 00:00:00 +0700Kematangan Strategi Digital Marketing dalam Meningkatkan Daya Saing dan Penjualan UMKM Pangan Lokal: Studi Kasus Industri Keripik Talas Ita di Kota Padang Panjang
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1719
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kematangan strategi digital marketing pada Industri Keripik Talas Ita di Kota Padang Panjang serta merumuskan rekomendasi penguatan strategi pemasaran digital yang relevan bagi UMKM pangan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas usaha dan kanal digital, wawancara semi-terstruktur dengan pemilik, pengelola pemasaran, serta dua belas konsumen, dan telaah dokumen promosi serta catatan penjualan. Analisis dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital marketing usaha masih berada pada tahap inisiasi. Dari tujuh elemen social strategy cone Effing dan Spil, aspek tujuan, sumber daya, kebijakan, pemantauan, dan aktivitas konten belum terpenuhi secara memadai, sementara target audiens dan pilihan saluran baru terpenuhi secara parsial. Temuan ini menegaskan bahwa persoalan utama bukan semata-mata akses terhadap media sosial, melainkan rendahnya kematangan strategi dalam mengintegrasikan kanal digital dengan tujuan bisnis. Penelitian ini berkontribusi dengan menawarkan model diagnosis sederhana dan peta rekomendasi 90 hari untuk meningkatkan konsistensi konten, pengukuran kinerja digital, dan potensi konversi penjualan UMKM pangan lokal.</p>Muhammad Fajri, Faisal Hidayat
Copyright (c) 2026 Muhammad Fajri, Faisal Hidayat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/
https://journal.makwafoundation.org/index.php/jovishe/article/view/1719Wed, 17 Jun 2026 00:00:00 +0700